Dua Gol Dianulir VAR, Everton Kalahkan Arsenal 2-1
Everton kembali ke jalur kemenangan setelah mengalahkan Arsenal lewat skor 2-1 di pekan ke-15 Liga Primer Inggris, Selasa (7/12) dini hari WIB tadi.
Tambahan tiga poin ini sangat berharga untuk The Toffes sebagaimana mereka kini mulai keluar dari bayang-bayang degradasi dan menempati urutan ke-12 dengan koleksi 18 angka.
Sebelum ini pasukan Rafael Benitez tengah dalam laju buruk mengingat mereka kalah enam kali dari tujuh pertandingan terakhirnya di Liga Primer, yang membuat klub penghuni Goodison Park itu terjebak di zona bawah.
Adapun melawan Arsenal di depan pendukungnya sendiri, Everton sejatinya sempat memimpin di menit ke-44 melalui Richarlison, tapi golnya itu dianulir oleh VAR.
Arsenal yang bertindak sebagai tamu justru menggenggam keunggulan terlebih dahulu lewat gol yang dicetak Martin Odegaard jelang turun minum, dan itu menjadikannya sebagai pemain Norwegia termuda (22 tahun dan 354 hari) yang sanggup mencetak gol di dua penampilan beruntun di Liga Primer sejak John Arne Riise melakukannya bersama Liverpool pada Agustus 2002 (21 tahun dan 328 hari).
22 – Martin Ødegaard (22y 354d) is the youngest Norwegian to score in back-to-back Premier League appearances since John Arne Riise in August 2002 for Liverpool (21y 328d). Lion. https://t.co/x9GVHcjsFx
— OptaJoe (@OptaJoe) December 6, 2021
Di paruh kedua tepatnya sebelum menginjak satu jam permainan, tuan rumah sempat menyamakan skor melalui bintang andalannya yakni Richarlison, tapi sekali lagi upayanya itu digagalkan VAR.
Richarlison yang tak putus asa akhirnya mendapatkan golnya di menit ke-79, untuk membuatnya selevel dengan bintang Brasil Philippe Coutinho dalam urusan gol di Liga Primer (41). Ia hanya kalah dari Roberto Firmino (70) dan Gabriel Jesus (52) yang lebih produktif.
41 – Only Roberto Firmino (70) and Gabriel Jesus (52) have more Premier League goals among Brazilians than Richarlison (41, level with Philippe Coutinho). Samba. pic.twitter.com/EC9eGKifmH
— OptaJoe (@OptaJoe) December 6, 2021
Dan di masa injury time babak kedua, Everton meraih gol kemenangan yang disumbang Demarai Gray setelah memaksimalkan assist Andre Gomes.
Opta mencatat gol itu terjadi di menit 91:21, yang merupakan lesakan paling telat untuk mengantar mereka ke kemenangan di Liga Primer sejak Desember 2015 versus Newcastle United (92:46).
91:21 – After 91 minutes & 21 seconds, Everton have scored their latest winning goal in a Premier League match since December 2015 v Newcastle (92:46), and latest at Goodison Park in the competition since March 2014 v Cardiff (92:33). Drama. pic.twitter.com/xxpbHTxIXk
— OptaJoe (@OptaJoe) December 6, 2021
Gol itu juga menjadi yang paling akhir di Goodison Park di kompetisi ini sejak Maret 2014 melawan Cardiff City (92:33).
Untuk Arsenal, kekalahan ini adalah yang ketiga dalam empat pertandingan terakhir mereka di Liga Primer. Klub asal London itu pun harus puas duduk di urutan ketujuh dengan catatan 23 poin.